JAKARTA _ Seperti diberitakan, para ilmuwan memperingatkan mengenai adanya badai matahari mulai hari ini sampai tiga hari ke depan. Tapi menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), badai martahari yang terjadi beberapa hari ini kelasnya masih merupakan kelas ringan, jadi bisa dikatakan tidak berbahaya bagi manusia.
"Tidak ada badai matahari kuat sampai saat ini, hanya yang kecil-kecil saja. Kita juga harus lihat kelasnya apa, yang dikaji nanti apakah mengarah ke bumi atau tidak," ujar Thomas Jalalludin, peneliti Lapan, saat dihubungi okezone, Jumat (30/12/2011).
"Aktivitas matahari itu kan sifatnya rutin, sehingga bisa terjadi aktivitas magnetik matahari yang sifatnya periodik, biasanya bersiklus sekira 11 tahunan. Jika terjadi kompleksitas magnetik, yang bahasa orang awamnya 'kusut', maka bisa berpotensi badai matahari," jelas Thomas.
Menurut Thomas, sebenarnya badai matahari tidak akan memiliki dampak terhadap manusia, karena lapisan magnet manusia terlindung dari partikel-partikel matahari yang berbahaya. Tapi jika badai matahari kuat terjadi, akan berdampak pada beberapa hal.
"Namun yang akan berdampak itu pada sistem teknologi yang ada di antariksa, seperti satelit. Tingkat kerentanan meningkat dengan banyaknya teknologi yang berbasis satelit, seperti sistem navigasi dan perbankan."
Selain sistem teknologi, menurutnya komunikasi radio gelombang pendek dan daerah-daerah di sekitar kutub juga akan kena dampaknya. "Daerah di dekat kutub harus mewaspadai jaringan listrik, karena bisa terjadi kerusakan pada transformatornya," tandas Thomas.
sumber: http://berita.plasa.msn.com


20.02
Admin
Posted in:
0 komentar:
Poskan Komentar